Sunday, June 18, 2017

Tips Panen Agar Harga Lele berada di harga terbaik ( Mahal ) Untuk petani Lele

Dalam menjalani usaha lele ini terkadang kita butuh perhitungan yang jelimet dan bahkan bisa mengendorkan nyali kita untuk memulai bisnis le... thumbnail 1 summary
Dalam menjalani usaha lele ini terkadang kita butuh perhitungan yang jelimet dan bahkan bisa mengendorkan nyali kita untuk memulai bisnis lele. Mulailah dengan action yang banyak, berhitung perlu tapi jangan fokus pada perhitung perhitungan yang jelimet. Just do it

Do - See result - Evaluation - Do again

Di Jakarta pedagang lele bisa menghabiskan 7-8 kg lele. Jika dihitung pedagang tenda membutuhkan pasokan lele yang tidak sedikit. pasokan setiap hari bisa 210-240 kg lele segar.
Dari keterangan diatas dapat memberi gambaran kasar bagi anda bahwa peluang bisnis lele masih cerah. Seperti usaha yang ditekuni Pak Sawiji Warga Dukuh Tempel, Desa Krikilan Kecamatan Masaran, usaha yang dirintisnya mampu memasok kebutuhan lele di kota Jakarta, yang pembibitannya dilakukan dikampung halamannya.
Sistem budadaya lele secara modern

Untuk pembesaran lele memang perlu modal yang lebih besar dibanding pembibitan lele. Tapi untung yang didapat lebih menjanjikan. Masa panen lele juga lebih cepat dibanding jenis ikan konsumsi lainnya. Kalau Nila bisa dipanen 6 bulan, gurame dipanen 8-9 bulan, sedangkan lele dipanen sekitar 50 hari.

Catat harga terbaik pada bulan bulan tertentu

Tapi untuk harga pasar lele cenderung tidak stabil dibanding dengan harga pasar ikan yang lain. Kadang harga naik sangat tinggi, kadang harga juga merosot. Yang jelas jangan jual lele pada bulan-bulan yang tidak ada huruf R nya (Mei, Juni, Juli dan Agustus). Karena pada kisaran bulan tersebut petani lele banyak yang mengobral lelenya dengan harga murah,

alasannya mereka sangat butuh untuk biaya keperluan sekolah anak-anaknya. Harga lele akan mencapai puncaknya pada bulan januari, sebab pada saat itu pasokan lele cenderung berkurang. Karena pada bulan tersebut pembibitan lele banyak yang gagal. Banyak telur yang tidak menetas karena pengaruh musim penghujan. Air hujan yang masuk ke kolam lele dapat menurunkan derajat keasaman (ph) air.

Strategi budidaya

Jika memiliki kolam banyak maka periode panen bisa dirancang bergantian. Dengan cara ini periode panen bisa lebih cepat dari 50 hari. Budidaya lele tidak harus dengan air baru, malah semakin lama air terkena sinar matahari semakin baik. Ini salah satu keuntungan budidaya lele. Dibanding dengan Nila atau Gurame yang harus dengan air bersih dan mengalir agar pertumbuhannya cepat. Daya tahan lele juga sangan baik, asal air penuh dan cukup pangan itu sudah beres.
Bagaimana agar sukses budidaya lele? Berikut analisa usahanya:

Lele yang harus dipelihara minimal berjumlah 10.000 ekor. Dengan jumlah bibit sebanyak itu membutuhkan pakan 35 karung. 1 karung berisi pakan 30 kg. Stok pakan sebanyak itu dipakai dalam satukali periode usaha. Harga pakan perkarung adalah Rp. 160.000

Untuk masalah pakan dapat diatasi dengan oplosan pakan yang berasal dari jeroan ayam. Harga Rp. 1500/kg. 1 kwintal jeroan ayam dapat digunakan memenuhi kebutuhan lele selama 1-1,5 hari. Setiap hari satu kolam membutuhkan 2 karung pelet. Pemberian pakan dilakukan 2 kali dalam sehari. Jadi 1 karung pelet digunakan untuk sekali pemberian pakan.

Dengan menu tambahan jeroan ayam ini ukuran ikan bisa semakin besar. Biasanya 1 kg isi 7 ekor, setelah di beri pakan tambahan 1 kg isi 6 ekor. Dan keuntungan lain adalah lebih irit biaya sebesar Rp. 510.000 setiap bulan.

Yang paling penting adalah kesungguhan kita dalam menjalani bisnis lele ini dan pandai melihat peluang

Sumber : bibitlele
Diskusi budidaya lele

Penulis

Penulis saat ini mengelola Supplier Produk Hidroponik & Agriculture Shop